[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"news_updated_ekspor-cpo-menguat-nilai-tembus-us469-miliar-di-awal-tahun-2026":3,"similar_news_ekspor-cpo-menguat-nilai-tembus-us469-miliar-di-awal-tahun-2026":110},{"id":4,"title":5,"sub_title":6,"content":7,"category":98,"link":6,"status_news":99,"created_at":100,"updated_at":100,"published_at":101,"deleted_at":6,"user_id":102,"cover_image":103,"images":104,"attachments":105,"slug":106,"profiles":107},"346b58cd-45ea-43fd-9aac-82d99b67f235","Ekspor CPO Menguat, Nilai Tembus US$4,69 Miliar di Awal Tahun 2026",null,{"type":8,"content":9},"doc",[10,16,20,24,27,31,34,38,41,45,48,52,55,59,62,66,69,73,76,80,83,87,90,94],{"type":11,"content":12},"paragraph",[13],{"text":14,"type":15},"Jakarta — Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada periode Januari–Februari 2026 sebesar US$4,69 miliar atau terjadi peningkatan signifikan sebesar 26,40 persen secara kumulatif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.","text",{"type":11,"content":17},[18],{"text":19,"type":15}," ",{"type":11,"content":21},[22],{"text":23,"type":15},"Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta, Rabu (1/4/2026), menjelaskan perkembangan kinerja ekspor komoditas unggulan pada awal tahun 2026.",{"type":11,"content":25},[26],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":28},[29],{"text":30,"type":15},"“Kinerja ekspor komoditas unggulan selama bulan Januari-Februari tahun 2026, antara lain nilai ekspor CPO dan turunannya naik cukup tinggi yaitu sebesar 26,40 persen secara kumulatif,” kata Ateng.",{"type":11,"content":32},[33],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":35},[36],{"text":37,"type":15},"Secara rinci, nilai ekspor CPO dan turunannya pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar US$4,69 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$3,71 miliar. Dari sisi volume, ekspor CPO dan turunannya juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari 3,33 juta ton pada Januari–Februari 2025 menjadi 4,54 juta ton pada periode yang sama tahun 2026. ",{"type":11,"content":39},[40],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":42},[43],{"text":44,"type":15},"Peningkatan ekspor CPO dan turunannya ini turut berkontribusi terhadap kinerja ekspor nonmigas Indonesia yang secara keseluruhan mencatatkan pertumbuhan positif. “Ekspor nonmigas tercatat naik sebesar 2,82 persen (year on year) dengan nilai sebesar US$42,35 miliar,” jelasnya.",{"type":11,"content":46},[47],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":49},[50],{"text":51,"type":15},"Ateng menambahkan bahwa sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor nonmigas, termasuk dari komoditas berbasis sawit. “Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama atas peningkatan kinerja ekspor nonmigas sepanjang Januari sampai dengan Februari tahun 2026 dengan andilnya sebesar 5,36 persen,” ucapnya.",{"type":11,"content":53},[54],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":56},[57],{"text":58,"type":15},"Selain CPO dan turunannya, peningkatan ekspor industri pengolahan juga didorong oleh komoditas lain seperti nikel, kendaraan bermotor roda empat atau lebih, semikonduktor dan komponen elektronik, serta kimia dasar organik berbasis hasil pertanian.",{"type":11,"content":60},[61],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":63},[64],{"text":65,"type":15},"Sementara itu, dari sisi sektoral, kontribusi ekspor nonmigas pada Februari 2026 didominasi oleh industri pengolahan sebesar US$18,55 miliar, diikuti sektor pertambangan dan lainnya sebesar US$2,15 miliar, serta sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan sebesar US$0,39 miliar.",{"type":11,"content":67},[68],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":70},[71],{"text":72,"type":15},"“Pada bulan Februari tahun 2026 total ekspor nonmigas sebesar US$21,09 miliar dan jika dirinci menurut sektornya, pertanian, perikanan, dan kehutanan berkontribusi sebesar US$0,39 miliar. Sektor pertambangan dan lainnya US$2,15 miliar dan industri pengolahan sebesar US$18,55 miliar,” paparnya.",{"type":11,"content":74},[75],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":77},[78],{"text":79,"type":15},"Dengan kinerja tersebut, CPO dan produk turunannya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu komoditas unggulan yang menopang pertumbuhan ekspor Indonesia di awal tahun 2026. Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa peningkatan ekspor CPO dan turunannya tidak terlepas dari upaya penguatan hilirisasi sektor pertanian yang terus didorong pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah produk.",{"type":11,"content":81},[82],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":84},[85],{"text":86,"type":15},"Ke depan Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus memperkuat ekosistem produksi, pengolahan, hingga pemasaran komoditas strategis guna meningkatkan nilai tambah serta memperkokoh ekonomi nasional berbasis sektor pertanian.",{"type":11,"content":88},[89],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":91},[92],{"text":93,"type":15},"“Kalau CPO kita olah menjadi margarin, kosmetik, dan produk turunan lainnya, dunia akan sangat bergantung pada Indonesia. Kita kuasai lebih dari 60 persen pasar dunia. Artinya Indonesia sangat menentukan. Dan ini harus terus kita dorong hilirisasinya,\" ungkap Mentan Amran.",{"type":11,"content":95},[96],{"type":97},"hardBreak","Prestasi","approved","2026-04-02T06:03:02.305223+00:00","2026-04-02T06:03:02.023+00:00","ce967618-14a4-41f9-a814-f919be31e545","https://gzklfxfrislzfuqlcgtr.supabase.co/storage/v1/object/public/news-images/images/346b58cd-45ea-43fd-9aac-82d99b67f235/1775109780994_ziyrzfm6t.jpeg",[],[],"ekspor-cpo-menguat-nilai-tembus-us469-miliar-di-awal-tahun-2026",{"id":102,"full_name":108,"avatar_url":109},"admin juru tani","https://gzklfxfrislzfuqlcgtr.supabase.co/storage/v1/object/public/avatars/ce967618-14a4-41f9-a814-f919be31e545/avatar_1752867373859.png?t=1752867375559",[111,228,389],{"id":112,"slug":113,"title":114,"sub_title":6,"content":115,"category":98,"created_at":224,"cover_image":225,"images":226,"attachments":227},"fa52dd43-9548-4ca7-a0aa-1d5813812d24","tanam-serempak-digelar-kementan-percepat-optimalisasi-lahan-csr","Tanam Serempak Digelar, Kementan Percepat Optimalisasi Lahan CSR",{"type":8,"content":116},[117,121,125,129,133,137,141,145,149,153,157,161,165,220],{"type":11,"content":118},[119],{"text":120,"type":15},"Kalimantan Selatan – Kementerian Pertanian telah melaksanakan Gerakan Tanam Serempak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dipusatkan di Desa Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (9/4/2026).",{"type":11,"content":122},[123],{"text":124,"type":15},"Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, yang mewakili Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, didampingi Sekretaris Badan, Zuroqi Mubarok, serta Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, dan dilaksanakan serentak di 17 provinsi sebagai bagian dari percepatan tanam nasional.",{"type":11,"content":126},[127],{"text":128,"type":15},"Gerakan ini merupakan langkah konkret Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung tercapainya swasembada padi berkelanjutan. Selain itu, percepatan tanam juga menjadi strategi antisipasi terhadap dampak iklim, termasuk potensi El Nino, yang dapat memengaruhi produksi pangan.",{"type":11,"content":130},[131],{"text":132,"type":15},"Pada pelaksanaan hari ini, realisasi tanam mencapai sekitar 10.873.87 hektare dari target 10.000 hektare yang telah ditetapkan dan tersebar di berbagai wilayah pengembangan CSR.",{"type":11,"content":134},[135],{"text":136,"type":15},"Secara keseluruhan, program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025 dilaksanakan di 20 provinsi sebagai bagian dari upaya perluasan lahan produktif guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung swasembada padi berkelanjutan.",{"type":11,"content":138},[139],{"text":140,"type":15},"Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pelaksanaan tanam serempak ini menjadi langkah konkret dalam menjaga momentum produksi nasional di tengah tantangan iklim.",{"type":11,"content":142},[143],{"text":144,"type":15},"“Kita pastikan tanam berjalan serentak di berbagai wilayah. Ini langkah nyata untuk menjaga produksi tetap stabil dan memastikan kebutuhan pangan nasional aman,” tegasnya.",{"type":11,"content":146},[147],{"text":148,"type":15},"Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), pemerintah daerah, hingga penyuluh pertanian dan petani di seluruh lokasi pelaksanaan.",{"type":11,"content":150},[151],{"text":152,"type":15},"Turut hadir gubernur, bupati/wali kota, serta jajaran dinas pertanian setempat sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan tanam di wilayahnya.",{"type":11,"content":154},[155],{"text":156,"type":15},"Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pengawalan di lapangan menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan tanam serempak.",{"type":11,"content":158},[159],{"text":160,"type":15},"“Target kita bukan hanya membuka lahan, tetapi memastikan lahan tersebut benar-benar tertanami. Dari total sekitar 54 ribu hektare lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang sudah terolah bersama pemerintah daerah, seluruhnya harus segera ditanami agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pangan nasional. Percepatan tanam harus terus dijaga dan tidak berhenti di hari ini, dengan capaian minimal 1.000 hektare per hari agar kita tidak kehilangan momentum, sehingga dalam waktu dekat seluruh lahan CSR dapat tertanam. Kunci di lapangan adalah pengawalan penyuluh dan kesiapan petani untuk langsung menanam tanpa menunggu kondisi sempurna, sementara kendala teknis diselesaikan secara paralel,” ujarnya.",{"type":11,"content":162},[163],{"text":164,"type":15},"Gerakan tanam serempak ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian dan regenerasi petani melalui pelibatan generasi muda, khususnya Brigade Pangan, dalam proses tanam.",{"type":11,"content":166},[167,169,170,172,173,175,176,178,179,181,182,184,185,187,188,190,191,193,194,196,197,199,200,202,203,205,206,208,209,211,212,214,215,217,218],{"text":168,"type":15},"Berikut sebaran realisasi tanam di lokasi CSR pada pelaksanaan hari ini:",{"type":97},{"text":171,"type":15},"* Kalimantan Tengah: 4.105.63 ha",{"type":97},{"text":174,"type":15},"* Sumatera Selatan: 2.062.72 ha",{"type":97},{"text":177,"type":15},"* Kalimantan Selatan: 2.197.60 ha",{"type":97},{"text":180,"type":15},"* Papua Selatan: 816 ha",{"type":97},{"text":183,"type":15},"* Bengkulu: 10 ha",{"type":97},{"text":186,"type":15},"* Sulawesi Selatan: 112.5 ha",{"type":97},{"text":189,"type":15},"* Sulawesi Tenggara: 343,25 ha",{"type":97},{"text":192,"type":15},"* Sulawesi Tengah: 457.33 ha",{"type":97},{"text":195,"type":15},"* Kalimantan Barat: 379.59 ha",{"type":97},{"text":198,"type":15},"* Riau: 51 ha",{"type":97},{"text":201,"type":15},"* Jambi: 52.50 ha",{"type":97},{"text":204,"type":15},"* Kalimantan Timur: 97 ha",{"type":97},{"text":207,"type":15},"* Kalimantan Utara : 35.00",{"type":97},{"text":210,"type":15},"* Papua: 5 ha",{"type":97},{"text":213,"type":15},"* Nusa Tenggara Timur: 72 ha",{"type":97},{"text":216,"type":15},"* Sulawesi Barat: 13 ha",{"type":97},{"text":219,"type":15},"* Gorontalo: 63.75 ha",{"type":11,"content":221},[222],{"text":223,"type":15},"Melalui pelaksanaan tanam serempak ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemanfaatan lahan produktif baru, meningkatkan produksi nasional, serta menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.","2026-04-15T01:38:52.243+00:00","https://gzklfxfrislzfuqlcgtr.supabase.co/storage/v1/object/public/news-images/images/tanam-serempak-digelar-kementan-percepat-optimalisasi-lahan-csr/1776217130026_bxofz12mk.jpeg",[],[],{"id":229,"slug":230,"title":231,"sub_title":6,"content":232,"category":98,"created_at":385,"cover_image":386,"images":387,"attachments":388},"307d76ef-89e1-4261-8dc7-87ae9a117ade","mentan-amran-stok-beras-menuju-5-juta-ton-kampus-harus-jadi-motor-inovasi-pertanian","Mentan Amran: Stok Beras Menuju 5 Juta Ton, Kampus Harus Jadi Motor Inovasi Pertanian",{"type":8,"content":233},[234,238,241,245,248,252,255,259,262,266,269,273,276,280,283,287,290,294,297,301,304,308,311,315,318,322,325,329,332,336,339,343,346,350,353,357,360,364,367,371,374,378,381],{"type":11,"content":235},[236],{"text":237,"type":15},"Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian stok beras nasional yang diproyeksikan menembus 5 juta ton harus diiringi dengan peran aktif kampus dalam mendorong inovasi dan hilirisasi teknologi pertanian.",{"type":11,"content":239},[240],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":242},[243],{"text":244,"type":15},"Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Idul Fitri FunFest 2026 yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) di Jakarta, Sabtu (11/4).",{"type":11,"content":246},[247],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":249},[250],{"text":251,"type":15},"Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang ditopang oleh capaian produksi pangan nasional yang signifikan.",{"type":11,"content":253},[254],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":256},[257],{"text":258,"type":15},"“Sekarang, bulan ini, insya Allah, 5 juta ton beras kita. Ini tidak pernah terjadi selama Indonesia merdeka,” ujarnya.",{"type":11,"content":260},[261],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":263},[264],{"text":265,"type":15},"Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi beras dalam negeri membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor, bahkan memberikan dampak terhadap pasar global.",{"type":11,"content":267},[268],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":270},[271],{"text":272,"type":15},"“Dulu kita impor 7 juta ton beras. Sekarang kita tidak impor. Dampaknya, harga pangan dunia turun,” jelasnya.",{"type":11,"content":274},[275],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":277},[278],{"text":279,"type":15},"Menurut Mentan Amran, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen bangsa.",{"type":11,"content":281},[282],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":284},[285],{"text":286,"type":15},"“Ini kerja kita semua. Ini kerja bersama. Bukan saya,” tegasnya.",{"type":11,"content":288},[289],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":291},[292],{"text":293,"type":15},"Namun demikian, Mentan Amran mengingatkan bahwa tantangan ke depan bukan hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pemanfaatan inovasi yang melibatkan kampus secara nyata, bukan sekadar seremoni.",{"type":11,"content":295},[296],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":298},[299],{"text":300,"type":15},"“Kampus harus hadir dengan aksi nyata, bukan seremoni,” ungkapnya.",{"type":11,"content":302},[303],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":305},[306],{"text":307,"type":15},"Ia menilai, selama ini kekuatan riset di kampus sudah sangat baik, tetapi masih lemah pada aspek hilirisasi dan pemasaran inovasi.",{"type":11,"content":309},[310],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":312},[313],{"text":314,"type":15},"“Kelemahan kita di kampus adalah tidak mampu mengkomunikasikan apa yang kita ciptakan dan harus melihat pasar,” ujarnya.",{"type":11,"content":316},[317],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":319},[320],{"text":321,"type":15},"Karena itu, ia mendorong ITS untuk mengambil peran lebih besar dalam menghadirkan teknologi yang benar-benar digunakan oleh masyarakat, termasuk alat mesin pertanian, kendaraan listrik, dan berbagai inovasi berbasis kebutuhan lapangan.",{"type":11,"content":323},[324],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":326},[327],{"text":328,"type":15},"“Kita ingin ke depan, yang mensuplai, traktor, alat pertanian, itu dari ITS. Pasti bisa,” tegasnya.",{"type":11,"content":330},[331],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":333},[334],{"text":335,"type":15},"Sebagai contoh konkret, ia menyinggung pengembangan alat mesin pertanian ITS berupa traktor perahu yang perlu terus disempurnakan dan diproduksi secara massal.",{"type":11,"content":337},[338],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":340},[341],{"text":342,"type":15},"“Traktor, apa namanya itu? Oh ini sudah jadi ya? Nah ini traktor perahu. Sudah, diperbaiki terus, rekayasa kita adakan,” ungkapnya.",{"type":11,"content":344},[345],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":347},[348],{"text":349,"type":15},"Mentan Amran bahkan menekankan bahwa pemerintah siap mendukung dan menyerap inovasi dalam negeri, selama kampus berani memproduksi dalam skala besar dan bertanggung jawab atas kualitasnya.",{"type":11,"content":351},[352],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":354},[355],{"text":356,"type":15},"“Kami ingin ITS terdepan. Bisa ya?” jelasnya.",{"type":11,"content":358},[359],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":361},[362],{"text":363,"type":15},"Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam membangun kemandirian nasional.",{"type":11,"content":365},[366],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":368},[369],{"text":370,"type":15},"“Kita sama-sama, gandengan tangan. Enggak ada istilah Unhas, IPB, ITS. kita harus kolaborasi, demi Merah Putih,” ujarnya.",{"type":11,"content":372},[373],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":375},[376],{"text":377,"type":15},"Menutup pernyataannya, Mentan Amran mengajak seluruh kampus dan alumni untuk bergerak bersama dalam hilirisasi berbasis kebutuhan nasional.",{"type":11,"content":379},[380],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":382},[383],{"text":384,"type":15},"“Ayo kita bergerak di hilirisasi, meneliti sesuai kebutuhan negara,” pungkasnya.","2026-04-15T01:33:57.365+00:00","https://gzklfxfrislzfuqlcgtr.supabase.co/storage/v1/object/public/news-images/images/mentan-amran-stok-beras-menuju-5-juta-ton-kampus-harus-jadi-motor-inovasi-pertanian/1776216835269_aqhuehjqo.jpeg",[],[],{"id":390,"slug":391,"title":392,"sub_title":6,"content":393,"category":98,"created_at":518,"cover_image":519,"images":520,"attachments":521},"e3a02da8-0044-46dd-9771-4af4183e6934","rekor-baru-stok-beras-nasional-capai-43-juta-ton-tertinggi-sepanjang-sejarah","Rekor Baru! Stok Beras Nasional Capai 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah",{"type":8,"content":394},[395,399,402,406,409,413,416,420,423,427,430,434,437,441,444,448,451,455,458,462,465,469,472,476,479,483,486,490,493,497,500,504,507,511,514],{"type":11,"content":396},[397],{"text":398,"type":15},"Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatatkan capaian bersejarah dengan stok beras nasional mencapai 4,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian ini menegaskan posisi ketahanan pangan nasional yang semakin kuat di tengah dinamika global.",{"type":11,"content":400},[401],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":403},[404],{"text":405,"type":15},"Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar 4,2 juta ton.",{"type":11,"content":407},[408],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":410},[411],{"text":412,"type":15},"“Ini tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan bulan depan kita perkirakan bisa mencapai 5 juta ton,” ujar Mentan Amran usai rapat hilirisasi bersama BUMN Pangan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (30/3/2026).",{"type":11,"content":414},[415],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":417},[418],{"text":419,"type":15},"Menurutnya, lonjakan stok tersebut turut berdampak pada stabilitas harga pangan, khususnya selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa beras yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi dalam 10–20 tahun terakhir, kini tidak lagi memberikan tekanan terhadap inflasi.",{"type":11,"content":421},[422],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":424},[425],{"text":426,"type":15},"“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini harga beras terkendali dan tidak menjadi penyumbang inflasi seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.",{"type":11,"content":428},[429],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":431},[432],{"text":433,"type":15},"Mentan Amran juga menyampaikan bahwa peningkatan stok yang signifikan membuat kapasitas penyimpanan nasional perlu diperluas. Dari total kapasitas gudang sekitar 3 juta ton, pemerintah melakukan langkah antisipatif dengan menyewa tambahan gudang berkapasitas hingga 2 juta ton.",{"type":11,"content":435},[436],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":438},[439],{"text":440,"type":15},"Selain sektor pangan, pemerintah juga terus mendorong percepatan hilirisasi pertanian, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan berbasis biofuel. Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan adalah implementasi biodiesel B50.",{"type":11,"content":442},[443],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":445},[446],{"text":447,"type":15},"“Ini bagian dari upaya kita menuju kemandirian energi. Tahun ini kita tidak impor solar karena sudah digantikan biofuel dari sawit,” tegasnya.",{"type":11,"content":449},[450],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":452},[453],{"text":454,"type":15},"Senada, Direktur Utama Perum Bulog menambahkan bahwa tren peningkatan stok masih terus berlanjut. Saat ini, stok beras telah mencapai 4,3 juta ton dan ditargetkan meningkat menjadi 4,5 juta ton pada akhir bulan.",{"type":11,"content":456},[457],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":459},[460],{"text":461,"type":15},"“Penyerapannya juga sangat tinggi. Dari Januari hingga Maret sudah mencapai 1,3 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah, belum pernah terjadi sebelumnya dalam periode tiga bulan,” jelasnya.",{"type":11,"content":463},[464],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":466},[467],{"text":468,"type":15},"Ke depan, pemerintah juga menargetkan pengembangan bioetanol melalui program E20, yaitu campuran 20 persen etanol dalam bensin yang bersumber dari komoditas pertanian seperti jagung, ubi, dan tebu. Program ini diharapkan menjadi lompatan besar dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.",{"type":11,"content":470},[471],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":473},[474],{"text":475,"type":15},"Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Tedi Bharata, menegaskan bahwa BUMN akan menjadi motor penggerak dalam mendukung transformasi sektor pangan dan energi melalui penguatan kolaborasi dengan Kementerian Pertanian.",{"type":11,"content":477},[478],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":480},[481],{"text":482,"type":15},"“BUMN siap mengoptimalkan potensi yang ada untuk memastikan Indonesia semakin mandiri dan mampu menghadapi tantangan global,” ujarnya.",{"type":11,"content":484},[485],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":487},[488],{"text":489,"type":15},"Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pada sejumlah komoditas strategis, termasuk beras dan jagung untuk pakan, serta surplus pada komoditas ayam dan telur.",{"type":11,"content":491},[492],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":494},[495],{"text":496,"type":15},"Ia juga menegaskan bahwa pengembangan bioenergi berbasis pertanian menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemandirian energi nasional.",{"type":11,"content":498},[499],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":501},[502],{"text":503,"type":15},"“Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, kita tidak hanya mencapai swasembada pangan, tetapi juga bergerak menuju swasembada energi,” jelasnya.",{"type":11,"content":505},[506],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":508},[509],{"text":510,"type":15},"Lebih lanjut, Mentan Amran menyebutkan bahwa capaian sektor pertanian turut mendorong peningkatan kesejahteraan petani serta kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 5,7 persen, tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Selain itu, harga pupuk juga tercatat turun hingga 20 persen, yang menjadi kabar baik bagi petani dalam menekan biaya produksi.",{"type":11,"content":512},[513],{"text":19,"type":15},{"type":11,"content":515},[516],{"text":517,"type":15},"Kementan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi kuat antara pemerintah, BUMN, dan petani dalam menjalankan arahan Presiden, sekaligus menjadi momentum penting di tengah dinamika geopolitik global.","2026-04-02T06:18:59.653789+00:00","https://gzklfxfrislzfuqlcgtr.supabase.co/storage/v1/object/public/news-images/images/e3a02da8-0044-46dd-9771-4af4183e6934/1775110738680_2ghc7jwrn.jpeg",[],[]]